Kontes Lagu Eurovision 2011 – Review Lagu – Finlandia


Finlandia mengirimkan wakilnya, Paradise Oscar, dengan lagunya yang berjudul “Da Da Dam”. Lagu ini terpilih setelah memenangkan final nasional yang diikuti oleh ratusan peserta.

Tahun lalu, Finlandia mengirimkan Kuunkuiskääjat (maaf kalau salah eja) dengan lagunya yang berjudul “Työlki ellää” (Bahasa Indonesia: Satu dapat bekerja untuk hidup, juga). Uniknya, kalau didengarkan, lagu tersebut agak terdengar kata-kata berbahasa Jawa yaitu “kulitmu lemu” (dengar saja sendiri … kalau tidak salah ya itu). Akan tetapi, Finlandia tidak lolos ke babak final.

Berikut ini adalah penilaian terhadap lagu ini:
Lirik: Dari segi liriknya, sangat bagus. Lagunya mengingatkan kita tentang pemanasan global yang sedang terjadi saat ini.
Aransemen: Dari segi aransemennya, lagu ini juga cukup bagus. Mungkin juga terinspirasi dari Tom Dice dengan lagunya “Me and My Guitar” yang ditampilkan tahun lalu, mewakili Belgia.
Penilaian akhir: Karena itulah, nilai yang akan diberikan kepada lagu ini adalah … 98 dari 100! Mendekati sempurna. Lanjutkan!!
Prediksi posisi: Melaju ke babak final dan menjadi Harapan II (menempati peringkat kelima)

Berikut ini adalah lirik dari lagu ini:

Peter is smart, he knows each European country by heart
He likes to sit under an apple tree on his yard
And wait for an apple to fall
When Peter is nine, his teacher tells him that this planet is dying
That someone needs to put an end to it all
And so when Peter comes home, he tells his mom:

I’m going out in the world to save our planet
And I ain’t coming back until she’s saved
I’ll walk my way to see the king and parliament
If they don’t help, I’ll do it by myself
I don’t wanna be…
Dadadam dadadam dadadada dadada…

Peter is young, he tries to talk, but no one listens to him
Everybody’s busy living and dying, not thinking about what they’re doing.
But look at the boy who went out in the world to save our planet
And he ain’t coming back until she’s saved
He walked his way to see the king and parliament
But they all turned their heads and walked away, singing:

Dadadam dadadam dadadada dada…
Dadadam dadadam dadadada dada…

And now I’m going out in the world to save our planet
And I ain’t coming back until she’s saved
I’m walking in the footsteps that young Peter made
And everybody is welcome to join, and sing with me:

Dadadam dadadam dadadada dada dadam…
Dadadam dadadam dadadada dada dadam…
Dadadam dadadam dadadada dada dadam…

Kalau diterjemahkan jadinya seperti ini:

Peter pintar, dia tahu setiap negara Eropa dengan hati
Ia suka duduk di bawah pohon apel di halaman rumahnya
Dan menunggu apel jatuh
Ketika Peter berumur 9 tahun, gurunya mengatakan kepadanya bahwa planet ini sedang “sekarat”
Bahwa seseorang harus mengakhiri semuanya
Dan ketika Peter pulang ke rumah, dia mengatakan kepada ibunya:

Aku akan keluar dari dunia ini untuk menyelamatkan planet kita
Dan aku tidak akan kembali sampai planet ini diselamatkan
Aku akan berjalan dengan caraku untuk dapat melihat raja dan parlemen
Jika mereka tidak membantu, maka saya akan melakukannya sendiri
Aku tidak ingin menjadi …
Dadadam dadadada dadadam dadada …

Peter masih muda, ia mencoba untuk berbicara, tapi tidak ada yang mendengarkannya
Semua orang sibuk hidup dan sekarat, tidak berpikir tentang apa yang mereka lakukan.
Tapi lihat anak yang pergi keluar di dunia untuk menyelamatkan planet kita
Dan dia tidak akan kembali sampai planet ini diselamatkan
Dia berjalan jalan untuk melihat raja dan parlemen
Tapi mereka semua berbalik kepala mereka dan berjalan pergi, bernyanyi:

Dadadam dadadam dadadada dada …
Dadadam dadadam dadadada dada …

Dan sekarang aku akan pergi di dunia untuk menyelamatkan planet kita
Dan aku tidak akan kembali sampai planet ini diselamatkan
Aku sedang berjalan di jejak bahwa Peter muda lahir
Dan semua orang dipersilahkan untuk bergabung, dan bernyanyi denganku:

Dadadam dadadam dadam dadadada dada …
Dadadam dadadam dadam dadadada dada …
Dadadam dadadam dadam dadadada dada …

Lihatlah lirik tadi. Betapa “malunya” kita dengan pemanasan global ini. Bayangkan saja, ada anak 9 tahun “berani” keluar dari bumi ini untuk menyelematkan planet ini. Tetapi, pemanasan global telah membuat iklim kita terganggu. Ya karena kerusakan ekosistem dan rusaknya alam serta cuaca yang tidak menentu, berbagai kejadian terjadi. Misalkan saja wabah ulat bulu yang merambah hingga Jakarta dan Kalimantan. Semoga lagu ini merefleksi kita tentang betapa indahnya dunia ini jika tidak dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Pranala unduh: sini. Bisa dicari di Google.

Perihal tatasport
I'm the big fan of sports, music, and spelling bee. But for the music, I'm interested in European music because I"m bored with World Hits, and I also interested in Indonesian folk songs, such as Ampar-Ampar Pisang. The sports that I like most is tennis and soccer. For the spelling bee, I like the most to compete at Scripps National Spelling Bee, but I think that may be not realized, so I want to compete at MaRRS International Spelling Bee by online qualification. Plus, at the spelling bee, my best is the semifinalist of regional competition.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: